Cara Membuat Bedengan Di Daerah Daratan Rendah Dan daratan Tinggi

lahan-bedengan

Cara Membuat Bedengan Di Daerah Daratan Rendah Dan daratan Tinggi – Daerah Datar (Daerah Dataran Rendah)

Daerah datar mempunyai permasalahan yang paling kecil bila diliat dari sisi pembuatan

bedengan, namun begitu mutlak dibutuhkan untuk terjaminnya pembuangan air

yang baik. Pengatusan yang baik bisa diraih bila dibuatkan parit-parit

pengatusan lapangan menuju ke saluran-saluran pengatus alami serta bedenganbedengan yang relatif tinggi untuk pertanaman sayuran. Parit-parit pengatusan

umumnya di buat menurut pola kisi-kisi (grid pattern). Di daerah yang bercurah

hujan tinggi di mana periode kering bukanlah adalah permasalahan, airnya seharusnya

senantiasa ada untuk pengairan setiap saat, namun di daerah yang mengalami

kekurangan air dengan cara berkala, dibutuhkan ada sekat-sekat (tile bunds)

selama parit pengatusan untuk tingkatkan penerimaan curah hujan. Dalam

hal semacam ini pembuatan guludan serta paliran leboih baik dipakai dari pada bedengan

yang lebar (bedengan dengan lebar 1 m atau lebih) lantaran hal semacam ini akan

memberi keringanan untuk tanaman untuk meraih air. Di tanah yang sangat

rendah, mesti dibuatkan bedengan cembung.

Daerah Berbukit (Daerah Dataran Tinggi)

Pembuatan bedengan menurut menurut garis tinggi dibutuhkan di daerah berbukit

untuk menghindar erosi tanah, yang bisa begitu kronis bila tanah di proses naik dan

turun bukit. Bedengan bisa di buat pada teras yang sudah di buat terutama dahulu

atau bisa di buat hingga permukaan bedengan sesuai sama kemiringan

umum bukit. Hal semacam ini biasanya dikerjakan pada kemiringan yang lebih kecil.